Home > Update > 5 Startup Indonesia Ini Berhasil Unjuk Gigi di Pasar Internasional

5 Startup Indonesia Ini Berhasil Unjuk Gigi di Pasar Internasional

By Marketing | September 3rd 2018, 03:07:53 PM

Di hari ke-9 Asian Games 2018, Indonesia berhasil meraih 64 medali dengan rincian 22 medali emas, 15 medali perak, dan 27 medali perunggu. Emas terakhir disumbangkan oleh Marcus F Gideon dan Kevin Sanjaya dari cabor Badminton Ganda Putra. Kemenangan ini menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai banyak orang berprestasi yang mampu mengangkat nama baik Indonesia di mata dunia. Ini baru di bidang olahraga saja, JX Fans. Kalau kita urutkan dan cari tahu dari bidang-bidang lainnya pasti banyak sekali anak-anak Indonesia lainnya yang memiliki prestasi gemilang yang karyanya mengagumkan dan diakui enggak cuma di negaranya sendiri, tetapi juga di ajang internasional.

Di bidang kreatif dan startup, kita dapat menyebutkan lima perusahaan startup yang di tahun 2018 ini berhasil berekspansi ke dunia internasional. Masih bertepatan dengan bulan kemerdekaan, kabar mengenai kelima startup ini memberikan makna baru kemerdekaan, yaitu mampu berkarya dan berprestasi sebaik-baiknya untuk kemajuan bangsa.

Mau tahu siapa saja kelima startup yang telah berhasil unjuk gigi di pasar internasional? Yuk, lihat penuturan JX berikut ini.

1.        GoJek

GoJek sudah meresmikan layanannya di Vietnam dengan nama Go-Viet yang selanjutnya akan tersedia di dua belas titik di seluruh kota Ho Chi Minh. Setelah berhasil memasuki pasar Vietnam, GoJek akan merambah ke pasar Thailand (dengan nama GET), Filipina, dan Singapura. Baik Go-Viet maupun GET, keduanya masing-masing akan dikelola oleh tim manajemen setempat, bukan dari tim Indonesia langsung. Ekspansi bersifat lokal ini dilakukan karena orang-orang lokal tentu lebih memahami kondisi pasar, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di negaranya. Sebagai permulaan, Go-Viet dan GET hanya akan menghadirkan layanan transportasi online dan logistik. Setelah itu baru akan menyusul fitur lainnya, yaitu pesan-antar makanan dan pembayaran elektronik.  

2.        Traveloka

Aplikasi dan situs layanan penyewaan penginapan dan pembelian tiket transportasi online yang didirikan Ferry Unardi tahun 2012 silam ini merambah ke Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Dan kabarnya Traveloka menjadi salah satu aplikasi di Thailand dan membuat ia menjadi perusahaan unicorn di Indonesia dengan valuasi mencapai 14 triliun pada Mei 2018. Bahkan warga Thailand sempat mengira bahwa Traveloka adalah perusahaan lokal karena nama ‘traveloka’ sendiri mengacu kepada Bahasa Sansekerta yang berkembang di sana dan sangat berbau lokal.

 

3.        HijUP

HijUP tercatat menjadi salah satu Islamic fashion e-commerce pertama di dunia. Saat ini perusahaan fashion muslim yang didirikan oleh Diajeng Lestari ini sudah memasuki pasaran Malaysia dan membuka offline store-nya di salah satu mal di sana. Sebelumnya, di tahun 2016 HijUP juga sudah mendapat tawaran untuk membuka offline store di London, namun baru tahun 2018 ini dapat direalisasikan dan dibuka di Oxford Street.

 

4.        BrideStory

Di tahun 2015 BrideStory yang digagas oleh Kevin Mintaraga sudah berhasil berekspansi ke tiga negara, yaitu Singapura, Filipina, dan Australia. Cikal-bakal lahirnya BrideStory sendiri adalah berdasarkan dari pengalaman Kevin sendiri ketika mempersiapkan pernikahan pada tahun 2012 dan mengalami kesulitan mencari wedding vendor karena enggak ada informasi yang dapat ditemukan di internet. Kevin melihat permasalahan ini menjadi sebuah peluang untuknya membuat market place yang berisi vendor-vendor pernikahan untuk memudahkan para calon pengantin mencari vendor yang tepat. Kendala tetap saja masih dialami oleh BrideStory, aku Kevin. Salah satunya adalah edukasi terhadap vendor-vendor baru yang masih harus ditingkatkan, karena mereka masih merasa nyaman dengan prosedur dan cara pemasaran yang konvensional tanpa harus ada digitalisasi.

 

5.        Sweet Escape

Siapa nih JX Fans, yang pernah menyewa jasa foto untuk liburan, pernikahan, dan momen lainnya dari Sweet Escape? Ekspansi perdana Sweet Escape adalah Filipina untuk kawasan regional Asia Tenggara. Aplikasinya sendiri sudah dapat diakses di lebih 100 negara di seluruh dunia. Awalnya, Sweet Escape hanya fokus membantu para wisatawan yang sedang berlibur di suatu daerah/negara. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak pengguna yang juga request untuk layanan fotografi momen lainnya, seperti wisuda, pernikahan, hingga ulang tahun. Saat ini sudah lebih dari 2.000 fotografer yang tersebar di 400 kota bergabung bersama Sweet Escape, dan puluhan ribu pengguna yang 45%-nya berasal dari luar Indonesia.

More from Update