Home > News > Kemenkop UKM Memberikan Bantuan UMKM Online Sebesar Rp2,4 Juta. Begini Cara dan Syaratnya!

Kemenkop UKM Memberikan Bantuan UMKM Online Sebesar Rp2,4 Juta. Begini Cara dan Syaratnya!

By Marketing | November 13th 2020, 02:57:07 PM

Di zaman modern seperti ini, pemanfaatan teknologi digunakan dengan maksimal oleh para pedagang ataupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ditambah pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat Indonesia physical distancing sesuai dengan anjuran pemerintah, yang pada akhirnya mengubah perilaku masyarakat dalam berbelanja. Selama pandemi berlangsung, tidak sedikit pelaku UMKM yang biasa berjualan di pasar akhirnya gulung tikar. Penyebabnya adalah karena tidak bisa bertahan dengan perubahan keadaan dan pola kehidupan yang begitu cepat ini. Maka dari itu, Kementerian koperasi dan UKM (Menkop UKM) bersama Kementrian Kominfo giat mencanangkan 100.000 UMKM Go Online agar pelaku usaha tetap bisa bertahan di tengah pandemi.

Dalam hal ini pemerintah akan memberikan edukasi mulai dari cara berjualan online, strategi pemasaran dalam dunia digital, pemotretan produk, deskripsi produk, menentukan harga, dan lain sebagainya. Produk-produk UMKM yang telah terdaftar akan dipromosikan dan ditempatkan di marketplace besar. Selain itu, pemerintah juga memberikan Bantuan Presiden (Banpres) produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pelaku UMKM sebesar Rp 2,4 juta hingga akhir 2020. Untuk gelombang ke II, waktu pendaftaran dibuka hingga akhir November 2020, dan seleksinya lebih diperketat dibanding gelombang I. Di gelombang ke II ini lebih diutamakan kepada pelaku UMKM dari wilayah penyaluran yang masih kecil, seperti NTT, Maluku, dan Kalimantan.

Cara agar bisa mendapatkan bantuan Langsung Tunai (BLT) sangat mudah dengan mengajukan usaha ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) di daerah setempat, dengan memberikan beberapa data sebagai berikut:

1.        Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2.        Nama lengkap

3.        Alamat tempat tinggal sesuai KTP

4.        Bidang usaha

5.        Nomor telepon

Tenang saja, untuk pelaku UMKM yang memiliki alamat tempat usaha berbeda dengan alamat di KTP, kamutetep bisa mengajukan diri untuk mendapatkan BLT UMKM, dengan syarat harus memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU) dari desa tempat usaha dibuka. SKU diserahkan pada saat pengajuan ke Dinas Koperasi. Untuk mendapatkan BLT UMKM ini, pelaku UMKM juga harus memuhi syarat yang telah ditentukan, yaitu:

1.        WNI

2.        Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3.        Mememiliki usaha mikro

4.        Bukan ASN, TNI/Polri serta pegawai BUMN/BUMD

5.        Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

6.        Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Jika semua data dan persyaratan terpenuhi dan dinyatakan lolos untuk mendapatkan BLT UMKM, maka selanjutnya kamu akan mendapat pemberitahuan berupa pesan singkat atau SMS dari bank penyalur bantuan, yaitu BRI, BNI, dan Mandiri Syariah. Jika sudah mendapatkan SMS verifikasi dari bank penyalur, langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah:

1.  Datang ke bank penyalur dengan membawa KTP dan bukti SMS untuk dicetak di buku tabungan  

2.   Melengkapi sejumlah persyaratan dokumen, yaitu: buku tabungan, KTP, kartu ATM, dan Surat Pernyataan Tanggung jawab Mutlak (SPTJM) dan kuasa penerima dana Bantuan Presiden (Banpres)

Perlu dicatat bahwa semua pelaku UMKM di seluruh Indonesia berhak mendapatkan dana BLT UMKM ini, tetapi dikecualikan kepada pelaku UMKM yang sudah pernah mendaftar, mengajukan pinjaman, dan mendapat dana apapun dari bank. 

More from News