Home > Update > Kenalan dengan Drop Point Sorong, DP JX di Ujung Timur Indonesia

Kenalan dengan Drop Point Sorong, DP JX di Ujung Timur Indonesia

By Marketing | October 29th 2019, 12:07:59 PM

Siapa yang pernah ke Raja Ampat? Angkat tangannya! Untuk mencapai destinasi favorit di Papua ini, kita akan terlebih dahulu melalui Kota Sorong sebagai gerbang masuknya. Kota yang berada di Provinsi Papua Barat ini juga memiliki destinasi wisata yang enggak kalah bagus dengan Raja Ampat lho, JDers! Ada Pantai Tanjung Kasuari dengan suasana pantainya yang tenang dan pasir putih yang lembut. Ada juga Danau Ayamaru yang airnya sangat jernih dan bening seperti kaca. Nah, di sana juga ada Drop Point (DP) JX Sorong. Jalan-jalan seru sambil bersilaturahmi dengan Pace Hasan dan Pace Esau yang menjadi leader dan kurir untuk DP JX paling timur Indonesia.

DP Sorong mulai dioperasikan pada tanggal 5 November 2018 lalu dan berlokasi di Jalan Ahmad Yani Ruko Sorpus No. 8H, Klaligi, Kecamatan Sorong. Ini merupakan satu-satunya drop point JX yang berada di Papua, khususnya untuk area pengiriman Kota dan Kabupaten Sorong. Setelah satu tahun beroperasi, Pace Hasan mengaku DP Sorong dapat menerima 70-130 paket dalam sehari yang dibagi menjadi dua kali trip pengiriman. “Kami mulai (bekerja) itu pukul 8:00 waktu Sorong, Kakak. Habis itu kami lanjut briefing pagi dan menyiapkan paket retensi dan menghubungi customer pu itu paket. Pukul 10:00 barulah kami delivery untuk trip pertama. Trip kedua biasanya sore. Sampai kembali ke DP bisa pukul 9:00-10:00 malam,” tutur Pace Hasan dengan logat Papuanya.

Dari rata-rata 100 paket per harinya, alat rumah tangga, elektronik, baju, dompet, dan tas merupakan produk yang paling banyak dibeli online oleh warga Sorong dengan lokasi pengiriman terjauh berada di Kelurahan Mariat Pantai yang mencapai 62 kilometer atau kurang lebih empat jam tempuh menggunakan motor. Selain alamat customer yang jauh, aspal jalan yang enggak mulus menambah tantangan pengiriman. Dengan mengingat paket adalah amanat yang harus disampaikan hingga ke tangan customer, semangat duo Pace DP Sorong ini kembali muncul untuk meneruskan pengiriman seberat apa pun medan tantangan di jalan.

Untuk menghilangkan lelah sehabis mengirim paket, biasanya Pace Hasan dan Pace Esau duduk-duduk santai di teras depan DP sambil mengobrol dan mengopi atau bermain gitar sambil bernyanyi. Apabila tenaga sudah terisi kembali dan masih tersisa waktu luang, mereka memanfaatkannya untuk bongkar-muat paket yang masih berada dalam truk lalu menyortir untuk pengiriman hari selanjutnya. Di samping itu, selalu ada bahan obrolan menarik yang terjadi sehari-hari di DP yang membuat mereka terhibur. “Sampai sekarang masih ada saja warga Sorong yang datang ke mari untuk beli pulsa. Mereka kira kita orang pu DP itu kantornya salah satu provider karena cat temboknya merah-merah itu. Mereka teriak-teriak, ‘Sa pengin beli pulsa, Pace!’. Lalu kita orang balas teriak juga, ‘Kami trada jual pulsa. Ini kantor JD.id!’. Sampai bosan menjelaskan rasanya,” cerita Pace Hasan dengan antusias.

Dalam perjalanan mengirim paket juga Pace Esau mengaku sering diteriaki oleh warga Sorong, terutama oleh bapak-bapak yang kebetulan berpapasan di jalan. “Paitua itu bilang, ‘Sioo JD.id su masuk Sorong! Matilah! Bikin maitua belanja sampai uang habis lagi ini!’,” ungkapnya, menirukan ucapan dan gaya warga Sorong yang meneriakinya itu.

More from Update